Kamis, 04 Desember 2014

Fitur – Fitur Hostpot pada Mikrotik

1. Hostpot Server – Hostpot Setup
RouterOS sudah menyediakan Wizard untuk melakukan setup Hotspot System. Wizard ini berupa menu interaktif yang terdiri dari
beberapa pertanyaan mengenai parameter setting hotspot. Wizard bisa dipanggil atau dieksekusi
menggunakan peritah “/ip hotspot setup”.  Jika anda mengalami kegagalan dalam konfigurasi hotspot direkomendasikan reset kembali router dan konfigurasi ulang dari awal.
Pada Langkah awal Tentukan interface mana yang akan digunakan untuk menjalankan Hotspot System: hotspot interface: (ex: ether1,wlan1,bridge1,vlan1). Tentukan Alamat IP untuk Interface Hotspot : Local address of hotspot network: (ex: 10.5.50.1/24). Opsi Hotspot Network akan NAT atau Routing : masquerade hotspot network: yes. Tentukan IP-Pool untuk jaringan Hotspot : address pool of hotspot network: 10.5.50.2-10.5.50.254. Menggunaan SSL-certificate jika ingin menggunakan Login-By HTTPS : select certificate: none.  Jika diperlukan SMTP server khusus untuk Server hotspot bisa ditentukan, sehingga Server bisa mengirimkan email (misal email notifikasi). Konfigurasi SMTP server : Ip address of smtp server: 0.0.0.0 (ex: 159.148.147.194). Konfigurasi DNS server yang akan digunakan oleh user. Hotspot : dns servers: 159.148.147.194,159.148.60.20. Konfigurasi DNS-name dari router Hotspot, Hal ini digunakan jika Router memiliki DNS-Name yang valid (FQDN), Jika tidak ada biarkan kosong. Langkah terakhir dari wizard adalah pembuatan sebuah user hotspot : name of local hotspot user: usrox password for the user: 12345
2. Hotspot Server Profiles
Hotspot Server Profile digunakan untuk menyimpan konfigurasi-konfigurasi umum dari beberapa hotspot server. Profile ini digunakan untuk grouping beberapa hotspot server dalam satu router. Pada server profile terdapat konfigurasi yang
berpengaruh pada user hotspot seperti : Metode Autentikasi. Ada 6 Metode autentikasi yang bisa digunakan di Server-Profile.

  • HTTP-PAP – metode autentikasi yang paling sederhana, yaitu menampilkan halaman login dan mengirimkan info login berupa plain text.
  • HTTP-CHAP – metode standard yang mengintegrasikan proses CHAP pada proses login.
  • HTTPS – menggunakan Enkripsi Protocol SSL untuk Autentikasi.
  • HTTP Cookie – setelah user berhasil login data cookie akan dikirimkan ke web-browser dan juga disimpan oleh router di ‘Active HTTP cookie list’ yang akan digunakan untuk autentikasi login selanjutnya.
  • MAC Address – metode ini akan mengautentikasi user mulai dari user tersebut muncul di ‘host-list’, dan menggunakan MAC address dari client sebagai username dan password.
  • Trial – User tidak memerlukan autentikasi pada periode waktu yang sudah ditentukan.
3.  Hotspot User
Halaman dimana parameter username, password dan profile dari user disimpan. Beberapa limitasi juga bisa ditentukan di
halaman user seperti uptime-limit dan bytes-in/bytes-out. Jika limitasi sudah tercapai maka user tersebut akan expired dan tidak dapat digunakan lagi. IP yang spesifik juga bisa ditentukan di halaman ini sehingga user akan mendapat ip yang sama. User bisa dibatasi pada MAC-address tertentu.
User Limitation
  • Limit Uptime batas waktu user dapat menggunakan akses ke Hotspot Network.
  • Limit-bytes-in, Limit-bytes-out dan Limit-bytes-total batas quota trasfer data yang bisa dilakukan oleh user.
4.  Hostpot User Profile
Hotspot User Profile digunakan untuk menyimpan konfigurasi-konfigurasi umum dari User-user hotspot. Profile ini digunakan untuk grouping beberapa User. Pada User Profile, mampu melakukan assign poolip tertentu ke group user. Parameter Time-out juga bisa diaktifkan untuk mencegah monopoli oleh salah satu user. Limitasi juga bisa ditentukan di UserProfile seperti : Data Rate (Kecepatan Akses) dan Session Time (Sesi Akses).
  • Address List : IP user akan ditambakan ke dalam firewall addresslist sesuai list yang ditentukan
  • Incoming Filter : Nama chain baru untuk trafik yang berasal dari IP user (trafik upload)
  • Outgoing Filter : Nama chain baru untuk trafik yang menuju IP user (trafik download)
  • Incoming Packet Mark : Nama packet-mark untuk trafik yang berasal dari IP user (trafik upload)
  • Outgoing Packet Mark : Nama packet-mark untuk trafik yang menuju IP user (trafik download)
Kelima parameter ini bisa kita gunakan untuk melakukan filtering dan qos yang advanced.
Advertisement juga menggunakan ProxyEngine di Hotspot System untuk menampilkan popup halaman web (iklan) di webbrowser para user yang sudah terautentikasi. Halaman Advertisement dimunculkan berdasarkan periode waktu yang sudah ditentukan, dan akses akan dihentikan jika pop-up halaman advertisement diblock (pop-up blocker aktif), dan akan disambungkan kembali jika halaman Advertisement sudah dimunculkan.
Jika sudah waktunya untuk memunculkan advertisement, server akan memanggil halaman status dan meriderect halaman status tersebut ke halaman web iklan yang sudah ditentukan.
5. Hostpot Active
Tabel active digunakan untuk memonitoring client yang sedang aktif / terautentikasi di hotspot server kita secara realtime.
6. Hostpot Host
Tabel host digunakan untuk memonitoring semua perangkat yang terhubung dengan hotspot server baik yang sudah login ataupun belum.
Flag yang tersedia didalam tabel Host :
S : User sudah ditentukan IP nya didalam IP binding
H : User menggunakan IP DHCP
D : User menggunakan IP statik
A : User sudah melakukan login / Autentikasi
P : User di bypass pada IP binding
7. Hostpot IP Bindings
One-to-one NAT bisa dikonfigurasi secara static berdasarkan :
  • Original IP Host
  • Original MAC Address
Bypass host terhadap Hotspot Authentication bisa dilakukan menggunakan IP-Bindings. Block Akses dari host tertentu (Berdasarkan Original MAC-address atau Original IP-Address) juga bisa dilakukan menggunakan IP-Bindings.
8. Hostpot Walled Garden
WalledGarden adalah sebuah system yang memungkinkan untuk user yang belum terautentikasi menggunakan (Bypass!) beberapa resource jaringan tertentu tetapi tetap memerlukan autentikasi jika ingin menggunakan resource yang lain.
9. Hostpot Walled Garden IP-List
IP-WalledGarden hampir sama seperti WalledGarden tetapi mampu melakukan bypass terhadap resource yang lebih spesifik pada protocol dan port tertentu. Biasanya digunakan untuk melakukan bypass terhadap server local yang tidak memerlukan autentikasi.
10. Hostpot Cookies
Hostpot cookies digunakan untuk mengetahui daftar dinamis dari semua HTTP cookies yang valid.

Jumat, 21 November 2014

Cara Mengkonfigurasi Hotspot dengan Menggunakan Winbox :)

Langkah-langkah mengkonfigurasi hotspot menggunakan Winbox :
1. Pertama-tama melakukan konfigurasi hotspot terlebih dahulu lalu kita melakukan reset konfigurasi, seperti IP->Address, DNS dan Router. Setelah itu selesai klik IP-> Hotspot-> klik hotspot setup, akan muncul seperti dibawah lalu pilih wlan1 kemudian klik next.





2. Kemudian lalu masukkan IP 192.168.1.10/24, lalu dan klik next





3. Lalu Next



4. Lalu ganti none pada select sertifcate 


5. Lalu kemudian dan klik next



6. Dan Masukkan IP pada DNS server 172.10.70.1, lalu klik next



7. Lalu Masukkan DNS Name contoh disini nid.net, lalu kilik next 



8. Dan masukkan username dan password untuk dapat login dan menggunakan hostpot, lalu klik next



9. Dan Maka setting atau konfigurasi hotspot selesai 



10. Maka akan muncul seperti gambar dibawah ini.
Makasihhhh :) :p

Sabtu, 15 November 2014

Cara Membuat koneksi wifi dengan Menggunakan Router Melalui Winbox

Buka winboxnya
1. Menreset melalui terminal
. new terminal – ketikan system reset-configuration
. pilih Y
. kemudian ok
kemudian masuk winbox lagi3. akan muncul klik remove konfigurasion
1
2. Kemudian kita konfigurasi dasar pertama ip addres
address 172.10.70.12/24
network
interface
2
3. setting ip DNS, menjadi:
servers 172.10.70.1
3
4. Selajutnya kita setting ip route
4
5. kemudian kita nge-ping google.com
Jika berjalan maka settingan yang dari awal tadi sudah berhasil
5
6. kemudian pada ip farewall – NAT genral out.interface ether 1 action masques
kemudian kita klik wireless untuk mengetahui wifi kita sudah nyala belum dan bisa konek ke internet apa belum.
7
7. selanjutnya kita lakukan adalah setting IP
8
8. setting security profile
setting tanpa password mode di none
setting otomatis ip klik ip dhcp server
9

Jumat, 17 Oktober 2014

Tutorial Upgrade & Downgrade Mikrotik Dan Winbox

Downgrade Mikrotik
1. sediakan laptop, routerboard (mikrotik), dan kabel LAN
2. pada routerboardnya nyalakan dengan mencolokan kabel pada terminal (seperti mencharger)
3. lalu pasangkan LAN di routerboard dan laptop kita
4. buka aplikasi winbox dan cari mac adressnya
1
5. setelah mac adress muncul lalu diconnectkan nanti akan muncul halaman seperti ini
2
6. masuk ke mikrotik.com
3
7. klik download pilih router os sesuai dengan laptop kita miliki
pilih yang mipsbe ganti versi menjadi v5.26 (downgrade)kita download
4
8. masuk ke router kembali dengan menghubungkan kabel LAN ke laptop kita
9. buka winbox kembali , pilih file
buka downlodan router kita tadi dan langsung tarik router dengan kursor ke file list nya
5
10. masuk ke system kemudian pilih package pada package klik downgrade  dan ikuti langkah-langkah selanjutnya nanti akan muncul seperti ini
67 8
11. buka kembali winbox , cari mac adressnya kemudian connectkan kembali
lalu akan muncul versi terbaru seperti gambar ini
9
downgrade berhasil versi nya telah berubah menjadi V5.26
10
Untuk Upgrade:
1. Masuk ke menu file
2. Download versi terbaru dan drag hasil download-an
3. Maka otomatis akan ke upgrade ke versi terbaru

Selasa, 18 Maret 2014

Tugas 1 Basis Data

 Abstraksi data

Abstraksi data di bagi beberapa Level yaitu:

a. Level Fisik (Physical Level)
level terendah dalam abstraksi data, yang menunjukkan bagaimana sesungguhnya suatu data disimpan.

b. Level Lojik/Konseptual (Conseptual Level)
Merupakan level berikutnya yang menggambarkan data yang disimpan dalam basis data serta hubungan anatar data.

c. Level View (View Level)
Merupakan level tertinggi dari abstraksi data yang hanya menunjukkan sebagian dari basis data.

Pengertian :
1. ERD, Merupakan suatu pemaparan dalam bentuk komponen yang memiliki atribut-atribut sebagai simbol, dari kenyataan biasanya erd digunakan oleh banyak mahasiswa saat menyelesaikan skripsi.

2. Record, Adalah kumpulan dari field membentuk suatu record menggambarkan suatu unit data induvidu yang tertentu. Kumpulan dari record akan membentuk suatu file.

3. Field/Atribut, Field adalah merepresentasikan suatu atribut dari record yang menunjukan suatu item dari data, misalnya nama,alamat. Kumpulan tersebut akan menjadi record.

4. Domain, Adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server di jaringan komputer.

5. Primary Key, Adalah field kunci / utama dari suatu tabel yang menunjukkan bahwa field yang menjadi kunci tersebut tidak bisa diisi dengan data yang sama atau  Primary key menjadi tiap record memiliki identitas sendiri yang membedakan sama yang lain UNIK

6. Foreign Key, Adalah satu attribut yang melengkapi satu relationship yang menunjukan ke induknya.

7. Cardinality, Adalah ukuran keunikan data pada kolom tertentu dari suatu table database.

Tahapan pembanggunan ERD

Dalam ERD, hubungan (relasi) dapat terdiri dari sejumlah entitas yang disebut dengan derajad relasi. Derajad relasi maksimum disebut dengan kardinalitas sedangkan derajad minimum disebut dengan modalitas. Jadi kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas lain. Kardinalitas relasi yang terjadi diantara dua himpunan entitas 

Basis Data 2

Refleksi 2 Basis Data

Pada Pertemuan ke dua kami di suruh berdiskusi dan masing-masing kelompok di suruh mengirim duta ke kelompok lain untuk menjelaskan tugas dari kelompok kami.

Selanjutnya Dosen Membahas DBMS dan menjelaskan Apa itu DBMS

DBMS adalah program komputer yang digunakan untuk memasukan,menghapusmengubah dan memanipulasi yang memperoleh data dan informasi dengan praktis dan efisien

SOFTWARE DBMS
- MYSQL
-DB2
-POSTGRE

Kamis, 13 Maret 2014

Basis Data 1

Refleksi 1 Basis Data

      Pada Pertemuan Pertama Dosen Persetujuan Kontrak Belajar, Pembuatan Kelompok dan Pembuatan Refleksi Belajar Untuk Tiap Pertemuan. Setelah Itu Dosen Menerangkan Apa Itu Basis Data ?

Basis Data, Adalah Suatu kumpulan data yang dikelola berdasarkan struktur tertentu.